Senin, 30 Mei 2016

Hati - Hati Jangan Sampai Tertipu Dengan Fans Page Abal Abal



Akhir-akhir ini marak beredar Fans Page Facebook yang menawarkan hadiah atau give away yang luar biasa. Hadiah yang ditawarkan cukup menggiurkan, mulai hand phone hingga mobil teranyar.


Syaratnya pun sangat mudah: cukup like, share dan tag ke teman facebook. Biasanya ini tiga langkah yang diminta fans page tersebut:

Step 1) Like Page ini (mandatory)

Step 2) Share/Bagikan di wall anda dan tag minimal 2 teman anda.

Step 3) Tulis pilihan warna yang anda inginkan (Putih/White, Kuning/Yellow atau Biru/Blue) di kolom komentar.

Nah, tahukah anda itu adalah penipuan. Jadi, admin fans page tersebut ingin mendulang member sebanyak-banyaknya. Lantas, setelah membernya banyak buat apa?


Pertama, fans page tersebut bisa dijual. Fans Page bisa dijual dengan harga yang sangat menggiurkan jika membernya real human. Harga pasarannya, untuk 1000 Like saja bisa dijual 50.000, 2000 like 60.000 dan seterusnya. Bahkan, fans page dengan 27 ribuan like bisa laku dengan USD 25 (USD 1= IDR 13.000). Kedua, fans page juga bisa disewakan. Fans page bisa disewakan, biasanya kepada penjual online atau pemilik blog yang ingin meningkatkan trafiknya, nilainya ada yang mencapai Rp. 300.000,- untuk satu minggu,. Ketiga, fans page bisa dijadikan sebagai media promo. Setiap orang yang ingin memasang iklan berupa postingan bisa membayar mulai tarif Rp. 50.000,- per dua posting. Nah, itulah beberapa keuntungan jika memiliki fans page yang memiliki member yang banyak. Sebenarnya bukan cuma fans page, bahkan akun facebook dan group facebook juga bisa dijadikan sarana untuk mendapatkan uang, termasuk untuk dijual.

Sebenarnya ini hanya modus baru. Sebelumnya, juga ada cara mengumpulkan member dengan memposting gambar dan diberi keterangan: ‘Coba ketika angka 1, lihat apa yang terjadi’ atau ‘cukup klik Amin’, dan berbagai modus lainnya.

Demikian sedikit ulasan terkait maraknya upaya-upaya meraih member yang dilakukan dengan cara-cara penipuan. Bukan hanya di Facebook, jejering sosial seperti twitter dan instagram juga sering terjadi dengan cara berbeda, namun tetap dengan tujuan yang sama. Semoga bermanfaat.
Load disqus comments

0 komentar