Sabtu, 31 Oktober 2015

PUTER KAYUN TRADISI KHAS BANYUWANGI


Tradisi Puter Kayun merupakan tradisi turun temurun sebagai ungkapan syukur lebaran, serta bertujuan mempererat tali silaturahmi keluarga. Beginilah cara warga Keluraha Boyolangu, Kecamatan Giri, Banyuwangi  mengisi lebaran pada hari ke sepuluh. Semua anggota keluarga diajak naik dokar, berpawai menuju Pantai Watu Dodol di Kecamatan Kalipuro. Suasana makin semarak, sebab dokar dihias warna  - warni. Warga setempat menyebutnya tradisi Puter Kayun.

Tradisi turun temurun ini dilaksanakan setiap tahun, mulai dari napak tilas Mbah Buyut Jakso yang diyakini sebagai sebagai orang pertama yang membuka jalan dari Kelurahan Boyolangu menuju Watu Dodol. Tiba di pantai, ribuan warga tumpah memadari pantai, menghabiskan waktu sepanjang hari.
Warga makan bersama naik perahu, bersantai dan sebagian mandi di pantai. Selain sebagai sarana silaturahmi antar keluarga, tradisi Puter  Kayun digelar warga Desa Boyolangu sebagai ungkpan syukur lebaran.
Load disqus comments

0 komentar