Senin, 05 Oktober 2015

5 Tips Menjadi Seorang Pemimpin

Menjadi seorang pemimpin bukanlah hal yang mudah, tapi bukan hal yang tidak mungkin. Anda bisa mengubah diri menjadi seorang pemimpin jika Anda tahu caranya.



Berikut ini, 5 tips praktis untuk mengubah diri menjadi pemimpin

1. Know how to listen:
Seorang pemimpin tahu caranya mendengarkan semua orang, memperlakukan proses brainstorming sebagai demokrasi dari berbagai ide. Sebagai contoh pengalaman seorang CSO dari perusahaan Fortune 100 dalam memimpin sebuah meeting, dia membiarkan setiap anggota timnya mengutarakan segala macam ide mereka sehingga hampir memonopoli jalannya meeting, setelah semua anggota tim yang aktif mengutarakan ide selesai berbicara, sang CSO justru bertanya kepada anggota tim yang relatif lebih bersifat pasif tentang bagaimana pendapatnya mengenai hal yang telah disampaikan oleh anggota tim yang lainnya. Dengan cara demikian, semua anggota dalam tim mendapatkan perhatian. Cara ini juga bisa mengeluarkan sisi terbaik dari anggota yang pendiam dan mengajarkan anggota yang lebih aktif untuk rendah hati.

2. Know the difference between an Amateur and a Pro:
Dalam bukunya yang berjudul “Turning Pro”, Steven Pressfield mengatakan perbedaan antara seorang amatir dan profesional ada dalam kebiasaan mereka. Seorang profesional akan datang lebih pagi dan melakukan yang terbaik, meskipun kondisi badannya kurang fit. Seorang pemimpin akan bertanggung jawab penuh untuk segala tindakannya, dengan begitu secara tidak langsung seorang pemimpin seolah berbicara atau memberikan contoh kepada yang lain, sehingga yang lain juga dengan sendirinya merasa harus memiliki sikap yang sama.

3. Leave their egos at the door:
Pemimpin sejati akan melakukan apapun agar tugas pekerjaannya bisa selesai dengan baik. Dalam kamusnya tidak ada pekerjaan yang terlalu sepele atau tidak pantas untuk dilakukannya, meski hanya sekadar membuat fotokopian, membuat kopi dan tugas kecil lainnya. Sikap yang tidak membedakan pekerjaan ataupun rekan kerja akan membuat anggota tim yang lain merasa dihargai dan akan lebih menghargai Anda.

4. Live outside their comfort zone:
Melakukan sesuatu yang baru, tidak biasa, dan di luar zona nyaman, pastinya akan membuat Anda merasa tidak nyaman dan khawatir. Akan tetapi hal tersebut justru bisa meningkatkan kualitas dan kemampuan diri Anda baik sebagai pribadi maupun sebagai pemimpin.

5. Have emotional fitness:

Seorang pemimpin memiliki kemampuan untuk membaca dan terhubung secara emosional hampir dengan semua orang. untuk itulah diperlukan yang namanya emotional fitness yaitu kemampuan fleksibilitas Anda untuk bertahan dalam situasi yang naik-turun baik dalam dunia bisnis maupun kehidupan pribadi. Seorang pemimpin memiliki reaksi yang berbeda dalam menghadapi permasalahan, jika orang lain mungkin akan panik dan stres ketika gagal mendapatkan klien, gagal memenuhi target dan lain sebagainya. Sementara pemimpin sejati akan bersikap tenang dan terus berusaha untuk maju; melakukan yang terbaik berdasarkan hasil evaluasi.

Semoga tips ini dapat bermanfaat bagi siapapun yang mampir di web aca.web.id dan bagi semu pembaca. Salam Sukses.
Load disqus comments

0 komentar