Selasa, 23 Desember 2014

ISL 2015, Persija Jakarta Perkenalkan Kostum Baru



Kostum terbaru Persija yang akan digunakan untuk mengarungi kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014/2015 berbeda sebelumnya karena ada perbedaan yang cukup mencolok yaitu bermotif goresan lidah api Tugu Monas.

Meski ada motif lidah api serta lambang Tugu Monas, kostum utama tim kebanggaan warga ibu kota itu tetap menggunakan warga dasar oranye dan berkrah (retro). Untuk kostum kedua berwarna merah dan kostum ketiga motif bergaris putih-merah.

"Kami telah menjadi bagian dari sejarah Persija sejak 2008. Selalu ada nuansa yang berbeda setiap kali League merilis jersey untuk klub kebanggaan ibu kota ini," kata pemilik perusahaan League, Murdaya Poo, di sela launching kostum Persija,.

Ketiga kostum yang akan digunakan Bambang Pamungkas dan kawan-kawan dengan motif goresan lidah api ini bermakna semangat tim yang siap berlaga di kompetisi tertinggi di Tanah Air musim 2014/2015.

Selain itu, kostum Persija itu terdapat bulatan Bendera Merah Putih di atas logo tim sebagai lambang kebesaran negara. Penggunaan bendera itu bisa dikatakan hal terbaru bagi klub-klub perserta kompetisi tertinggi di Tanah Air ini.

"Kami berharap semangat baru ini bisa mengantarkan Persija menjadi yang terbaik pada kompetisi nanti," kata Murdaya Poo menambahkan.

Dalam launching jersey ini, hampir semua pemain hadir termasuk Bambang Pamungkas, Ismed Sofyan, Greg Nwokolo, Ramdani Lestaluhu, Firmansyah, hingga Alfin Tuasalamony berikut dengan jajaran pelatih yang dipimpin oleh pelatih kepada Rahmad Darmawan.

Untuk jajaran manajemen klub yang berjuluk Macan Kemayoran terbilang cukup lengkap mulai dari Presiden Klub Ferry Paulus, Wakil Ketua Asher Siregar serta Khusaeri. Mereka dalam satu panggung untuk memperkenalkan kostum dihadapan pendukungnya yaitu Jakmania.

Kembalinya Bambang Pamungkas ke Persija ternyata masih mempunyai daya tarik tersindiri meski usainya tidak muda lagi. Pemain yang identik dengan nomor punggung 20 diharapkan menjadi motor dan pemberi semangat pemain yang lain.
Load disqus comments

0 komentar