Senin, 24 Februari 2014

Cerpen - Akibat Susah Tidur



Mata Sally tak mau terpejam, dia sudah berusaha keras agar dia bisa tidur, maklum karena dia akan mempersentasikan hasil tugas sejarahnya yang sudah dia siapkan satu bulan yang lalu, selain itu dia juga tidur siang yang menyebabkan dia susah tidur pada malam hari nya. “Ayolah Mata, cepatan tidurnya, besok saya mau persentasi nih.” Kata Sally. Beruntungnya pada pukul 22:45 Sally pun mulai mengantuk dan tidur.

Di pagi harinya, Ibu membangunkan Sally. “Nak, bangun nak sudah jam enam pagi nih, buruan bangun, nanti terlambat ke sekolah loh”. Kata Ibu. “Nanti saja bu, Sally masih mengantuk nih, kasih lima menit aja yah buat memajamkan mata.” Jawab Saly Singkat. “Ya sudah, nanti lima menit lagi ibu akan membangunkan mu lagi, tapi langsung bangun, nanti ibu hukum.” Jawab Ibu juga.

Lima menit kemudian, Ibu kembali hendak ingin membangunkan Sally, akan tetapi saat masuk kamar Sally, ibu melihat Sally sedang asik main hpnya, lalu ibu menegur Sally agar dia mandi dahulu dan makan sarapan. “Nak, kamu ini, ayo cepat mandi dan makan sarapanmu biar nanti tidak terlambat sekolah.” Tegur Ibu. “Iya bu, Sally ke kamar mandi dulu.” Jawab Sally sambil ke kamar mandinya

Setelah mandi dan makan sarapannya, Sally pun meminta pamit kepada Ibu nya untuk ke sekolah. “Bu, Sally pergi ke skolah dulu yah!.” Kata Sally. “Iya nak, hati-hati saja di jalan, itu ojek sudah nunggu di depan, buruan ke sana gih.” Jawab Ibu Yang lagi menonton tv. “Oke bu, saya pergi dulu, ojek ojek ayo antari saya ke sekolah saya yah!.” Pungkas Sally, lalu beberapa menit kemudian Sally pun sampai di sekolah, dia masuk lewat pintu gerbang belakang, karena dia tidak ingin ada yang melihat hasil persentasinya sebelum pelajaran Sejarah dimulai, tetapi nasib sial menimpa Sally, karena dia masih sedikit mengantuk dan kehilangan keseimbangan, hasil persentasinya yaitu berupa miniatur Sepeda ontel terhempas kuat ke tanah. Sementara Sally pun ikut terjatuh di tanah. Tidak lama kemudian Ariel, teman sekelas Sally melihat Sally terjatuh, Ariel Pun langsung mendatangi dan membantu Sally, “Kamu tidak apa-apa kan Sal?”. Tanya Ariel. “Ya tidak apa Riel, Cuma sedikit lecet, tapi lihat miniaturku, rusak seratus persen!.” Jawab Sally dengan kesal. “Ya, tapi dirimu lebih berharga dari pada miniaturmu, kan masih bisa dibuat lagi nanti saaya bantu.” Tegas Ariel. “Owh, terima kasih ya Riel, kamu sudah membantu aku, coba kalau tadi saya tidak susah tidur, pasti kejadian ini tidak akan terjadi.” Sesal Sally. “Makanya, lain kali hati-hati donk dan juga tidur itu jangan lebih dari jam 10 malam, agar tubuh kita saat paginya bugar dan semangat.” Jawab Ariel, tetapi Sally hanya tersenyum dan langung bangkit, setelahnya Sally dan Ariel Ke Kelas mereka.

Saat Di Kelas, tepatnya pelajaran Sejarah, Bu Rina, guru sejarah menyuruh anak siswanya untuk mempersentasikan hasil tugas mereka. “Baiklah anak-anak, ibu ingin melihat persentasi kalian, sebelumnya ada yang mau dipertanyakan?. Tanya Bu Rina. “Iya bu, Sally mau nanya, hasil tugas Sally tadi hancur karena Sally tadi mengantuk dan kehilangan keseimbangan, gimana bu? bisakah minggu depan Sally mempersentasikannya?”. Jawab Sally. “Iya Bu, tadi saya membantu Sally yang jatuh dan saya meminta keringan dari ibu.” Sambung Ariel. “Jadi Begitu, Ibu tidak tau menau bahwa tugas itu harus hari ini sudah selesai!.” Tegas bu Rina. “Tapi bu, setiap malam saya susah tidurnya karena saya selalu tidur di siang hari.” Jawab Sally. “tidak, salah sendiri kenapa tidur siang, terkadang tidur siang itu membuat kita susah tidur di malam harinya, karena setiap hari kita hanya perlu istirahat minimal 8 Jam. Jadi tidak alasan, kalau kamu mau nilai, buatlah nama-nama tokoh penemu di dunia, harus lengkap dan tidak boleh salah.” Tegas bu Rina kembali. “hmm, ibu ini memang cerewet ya Riel”, bisik Sally ke Ariel, “huss, nggak boleh begitu bu Rina itu guru kita tau!.” jawab Ariel. “Ya Kamu nih nggak pihak ke aku, sebel deh” Kesal Sally.

Kemudian, Sally mengerjakan tugas yang diterimanya dengan jengkel, 30 menit kemudian, tugas itu selesai. Sally pun lega dan langsung membawnya ke ruangan bu Rina. “Bu, ini tugasnya, lengkap kan?.” Tanya Sally. “hmmm, sebenarnya ini masih ada beberapa yang kurang, kan tetapi ya sudah tidak apa-apa lah, mungkin nilai mu hanya tidak sama dengan teman mu yang mempersentasikan tugasnya tadi.” Jawab bu Rina tegas. “Oke bu, terima kasih saya pulang ke kelas saya ya!”. Kata Sally. Lalu Sally pun pulang kelasnya dan berjanji dalam hatinya bahwa dia akan berusaha agar tidak lagi susah dalam tidurnya.
Load disqus comments

0 komentar