Jumat, 03 Januari 2014

Bercermin


Beberapa waktu lalu, saya sempat mendengar sebuah lagu yang didendangkan oleh teman saya. Lagu yang sedang tren itu dinyanyikan oleh Justin Timberlake, berjudul "Mirrors".
Saya sendiri kurang mengerti apa isi lagu tersebut. Tapi, judul lagunya mengingatkan saya pada sebuah benda sederhana yang kerap saya jumpai setiap hari, cermin.
Bagi saya, cermin punya banyak arti. Bukan sekadar untuk memantas diri. Namun, cermin adalah sebuah refleksi diri kita. Tanpa cermin, kita tak bisa “mengoreksi” apa yang kurang dari penampilan kita. Karena itulah, saya “belajar” banyak dari cermin.

Saya sendiri dulu kerap berefleksi di depan cermin saat menghadapi hal yang kurang mengenakkan, atau peristiwa yang kurang sesuai dengan keinginan. Dalam sosok kembaran di dalam cermin, saya lantas berpatut diri. Sembari, saya ucapkan hal-hal yang menguatkan, untuk mengembalikan semangat juang yang sempat turun:

Aca, kamu pasti kuat! Kamu hanya sedang mengalami proses untuk belajar jadi lebih baik lagi. Ini hanyalah ujian untuk menjadikanmu lebih kokoh untuk menentukan masa depanmu!” begitu ungkapan isi hati yang saya tumpahkan pada sosok kembaran saya di depan cermin.

Saya melakukan itu karena saya yakin, yang mampu mengubah diri saya, ya hanya saya sendiri. Meski ada bantuan orang lain & motivasi dari orang-orang terdekat, tanpa kita sendiri yang berbuat, tidak akan ada perubahan sejati.

Netter yang Luar Biasa,

Mari kita bercermin dengan suka hati. Kalau ada sedikit noda ya tidak apa-apa, tidak perlu malu hati. Nobody's perfect! Yang penting: fokus memperbaiki kekurangan, fokus pada apa yang bisa kita lakukan untuk menjadikan tahun baru ini lebih berarti, lebih bermakna, dan jauh lebih baik dari tahun sebelumnya.
Load disqus comments

0 komentar